Mensyukuri Nikmat

icon-bersyukur-mta 

Allah SWT senantiasa mencurahkan nikmat-nikmat yang tiada tara kepada kita. Yang dipastikan tidak akan bisa kita hitung dan hargai jumlahnya oleh manusia.
Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah). QS. Ibrahim : 34
Diantara nikmat itu adalah pemberian alat panca indera yang lengkap kepada manusia. Allah SWT memberikan penglihatan, pendengaran, lisan, 2 tangan, 2 kaki dan Allah menciptakan kita dengan sempurna. Disamping itu ada kita diberi nikmat kesehatan dan rezki yang banyak. Dan nikmat pemberian yang paling besar itu adalah nikmat IMAN dan ISLAM.

Diantara dalil yang menunjukkan nikmat Allah itu sebagai berikut :
1.    Manusia adalah makhluk tertinggi derajatnya
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya .QS. At Tiin : 4
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.QS. Al Israa : 70
Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. QS. An Nahl : 78
Dari ayat-ayat diatas menjadi semakin jelas bahwa Allah menciptakan manusia dengan derajat yang paling tinggi. Oleh sebab itu wajib kita syukuri. Dengan cara melaksanakan tugas sebagai manusia, sebagai berikut :
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. QS. Adz Dzaariyyaat : 56
Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,  QS. Al Baqarah : 21
Dari ayat-ayat diatas tersebut jelaslah bahwa kita manusia mempunyai tugas utama menghambakan diri kepada Allah, taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Dengan cara menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Dan jika kita tidak mau beriman dan menghambakan diri kepada Allah SWT. Maka derajat yang mulia itu akan turun ke dasar yang paling rendah. Allah SWT berfirman :
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya . Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), QS. At Tiin : 4-5
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. QS. Al Anfal : 55
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun. QS. Al Anfal : 22
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. QS. Al A’raaf : 179
2.    Allah memberi Nikmat yang paling besar yakni IMAN dan ISLAM
Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata. QS. Ali Imran : 164
Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
QS. Ali Imran : 19

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Al Maidah  : 3
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. QS. Ali Imran : 85
Iman dan Islam adalah nikmat yang paling besar. Karena dengannya manusia akan selamat di dunia dan akhirat dan kelak akan masuk syurga yang penuh kesenangan dan kebahagiaan.
Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya. QS. Al Baqarah : 25
Sebaliknya tanpa Iman dan Islam maka manusia akan dipastikan celaka dan di akherat masuk neraka. Ingin keluar darinya tapi tidak akan bisa dan dijamin menderita
Sesungguhnya orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka, sekali-kali tidak dapat menolak azab Allah dari mereka sedikitpun. Dan mereka adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. QS. Ali Imran : 116
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang diantara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong. QS. Ali Imran : 91
Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang dibumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebusi diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih.  QS. Al Maidah : 36
sedang mereka saling memandang. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya, dan isterinya dan saudaranya, dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).
Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.
Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, QS. Al Maarij : 11-15

Begitulah kondisi orang-orang yang masuk neraka, pengin keluar dengan segala cara dan tebusan apapun dan berapapun tetap tidak bisa. Olehkarena itu kenikmatan yang telah diberikan Allah SWT, harus disyukuri dengan beriman dan bertaqwa. Menjalankan Perintah dan menjauhi larangan-Nya
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. QS. Ibrahim : 7


Demikianlah, mudah-mudahan Allah SWT menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang bersyukur kepada-Nya.

Bagikan

Jangan lewatkan

Mensyukuri Nikmat
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.